KKN Tematik Literasi Unimaju Hadir di Desa Pangale, Dorong Penguatan Literasi, Legalitas Tanah, dan UMKM

MAMUJU TENGAH, RelasiPublik.id — Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) hadir di Desa Pangale, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, dengan membawa semangat membangun masyarakat melalui penguatan literasi di berbagai bidang.

Mengusung tema “Mencerahkan Semesta, Membangun Peradaban Berkelanjutan melalui Literasi untuk Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan Berbasis Ecodesign,” kegiatan KKN yang berlangsung pada periode 20 Agustus hingga 29 September 2026 ini diarahkan untuk menjawab sejumlah kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal Desa Pangale.

Desa Pangale memiliki kekayaan sumber daya yang cukup beragam. Perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu sektor yang menopang perekonomian masyarakat, sementara pertanian sawah, perikanan pesisir Selat Makassar, serta perkebunan kelapa turut menjadi bagian dari potensi ekonomi desa. Potensi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendorong peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat agar sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Rhena J. S.M., M.M., bersama mahasiswa peserta KKN merancang sejumlah program yang menyentuh aspek pendidikan, sosial, keagamaan, administrasi pertanahan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu perhatian utama program adalah peningkatan literasi anak. Melalui program Literasi Bersama, mahasiswa akan menghadirkan pojok literasi, kegiatan membaca bersama, membaca nyaring, penataan bahan bacaan, hingga lomba membaca nyaring bagi anak sekolah dasar.

Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti selama masa KKN, tetapi dapat berkembang menjadi budaya belajar yang terus hidup di lingkungan masyarakat.

Selain literasi pendidikan, mahasiswa juga memberikan perhatian terhadap pemahaman masyarakat mengenai administrasi dan perlindungan hak atas tanah. Program ini dilakukan melalui sosialisasi mengenai pentingnya Sertifikat Hak Milik (SHM), penjelasan mengenai persyaratan dan tahapan pengurusannya, serta konsultasi administrasi pertanahan.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya legalitas kepemilikan tanah sebagai bentuk perlindungan hukum sekaligus memberikan kepastian dalam pemanfaatan aset yang dimiliki.

Di bidang keagamaan, KKN Tematik Literasi Unimaju juga menghadirkan program Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) bagi anak-anak Desa Pangale. Kegiatan meliputi pembelajaran Iqra dan Al-Qur’an, tajwid dasar, penulisan huruf hijaiyah, hafalan surah pendek dan doa harian, serta evaluasi kemampuan peserta.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas makna literasi, tidak hanya dalam kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dalam membangun kemampuan literasi keagamaan anak-anak.

Sementara itu, pada sektor ekonomi, mahasiswa akan melakukan pendampingan pengaktifan kembali UMKM desa yang sebelumnya tidak aktif. Pendampingan diarahkan pada penguatan identitas produk, pembuatan logo, peningkatan kemampuan menggunakan Canva, promosi melalui media digital, serta pemanfaatan Instagram dan WhatsApp Business.

Mahasiswa juga akan membantu pelaku UMKM menghasilkan foto dan video produk yang lebih menarik untuk digunakan sebagai materi promosi di media sosial. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka kembali peluang pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Desa Pangale.

Rangkaian kegiatan KKN tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian. Tahapannya dimulai dari persiapan dan koordinasi dengan pemerintah desa, sekolah, masjid, tokoh masyarakat serta pihak terkait lainnya, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan, evaluasi, dokumentasi, dan penyerahan program yang memungkinkan untuk diteruskan oleh pemerintah desa maupun pengurus setempat.

Melalui pendekatan tersebut, KKN Tematik Literasi Unimaju diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik mahasiswa di tengah masyarakat. Lebih dari itu, program ini diarahkan menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun kapasitas lokal.

Semangat yang dibawa sederhana, tetapi penting: literasi harus mampu hadir dalam kehidupan sehari-hari dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dari kemampuan membaca anak, pemahaman hukum atas tanah, literasi keagamaan, hingga kemampuan pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital, semuanya menjadi bagian dari proses membangun masyarakat yang lebih mandiri.

KKN Tematik Literasi Universitas Muhammadiyah Mamuju di Desa Pangale pada akhirnya diharapkan mampu meninggalkan bukan hanya kenangan, tetapi juga pengetahuan, keterampilan, dan program yang dapat terus dikembangkan masyarakat.

Mencerahkan semesta melalui literasi, untuk ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *