Mamasa  

PERMATA TALIPPUKI Soroti Pekerjaan Pembangunan Jalan urekang-mambi yang Diduga Tidak Sesuai Standar

Mamasa, RelasiIndonesia.com — Ketua Umum Permata Hairul menyampaikan sorotan keras terkait proyek pembangunan jalan Urekeng-Mambi dengan anggaran Rp.11,8 Milyar yang dikerjakan oleh dinas pekerjaan umum provinsi Sulawesi Barat.

Pihaknya menilai pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan standar teknis, sehingga berpotensi merugikan masyarakat dan menghambat mobilitas ekonomi di wilayah tersebut.

Sejumlah temuan lapangan menunjukkan adanya indikasi ketidaksesuaian, mulai dari kualitas material yang dinilai jauh dari spesifikasi, ketebalan lapisan jalan yang tidak merata, hingga metode kerja yang tidak mengikuti ketentuan teknis konstruksi.

“Kami menemukan beberapa titik jalan yang baru dibangun namun sudah menunjukkan gejala kerusakan. Ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kualitas pekerjaan dan proses pengawasannya. Masyarakat berhak mendapatkan pembangunan yang benar-benar memenuhi standar,” ujar Hairul, Rabu (3/12).

Pihak organisasi mendesak dinas terkait untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai proses pelaksanaan proyek, termasuk mekanisme pengawasan serta kontraktor yang terlibat. Selain itu, pihaknya mendorong dilakukan audit teknis secara independen untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pekerjaan tersebut.

“Kami tidak sedang mencari kesalahan, tetapi menuntut transparansi dan akuntabilitas. Dana pembangunan berasal dari uang rakyat, sehingga setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Kami juga meminta pemerintah provinsi untuk menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran, baik berupa kelalaian teknis maupun indikasi penyimpangan anggaran.

Rilisan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan sesuai aturan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *